Sabtu, 26 Januari 2008

Poejangga Cinta

Buyung;
Upik. aku mencintaimu sayang.....

Upik;
Mas Buyung tau artinya cinta? Kalao engga tau mending jangan bilang deh!"

Mendengar hal itu, si Buyung langsung pergi ke toko buku, dan membeli Kamus Cinta, karya poejangga cinta kenamaan. Buku itu kemudian dibaca Buyung siang malam, dan setelah beberapa hari, merasa punya cukup bekal pengetahuan cinta, si Buyung kembali menemui Upik.

Buyung;
Upik cintaku, cinta adalah...... sejati.... oh... cinta itu.... aowwwwww...... bla bla bla..."

"PLAKKK...!!!"
Tangan si Upik melayang, dan mendarat dengan sukses di pipi Buyung.

Upik;
Aku engga butuh teori-teori, melainkan bukti (Kata Upik sambil berlalu meninggalkan Buyung).

Buyung yang separuh pipinya memerah berbentuk telapak tangan, kebingungan. Kemudian dia mendatangi Eyang seperti biasa, untuk mengadu dan minta wejangan.

Eyang;
Lho.. ono opo iku pipimu?

Buyung;
Ditempeleng Upik, Eyang... aku sudah beli buku mahal, dan menjelaskan arti cinta.., tapi kok dia ndak suka ya??

Eyang;
Oalaahh cuuk..cukk..., kalo perutmu lapar, apa lantas bisa otomatis kenyang hanya dari mendengarkan cerita indah tentang nasi dan lauk pauk???

Tidak ada komentar: