Senin, 28 Januari 2008

Tuhan Diam Saja?

Suatu hari Eyang dan Buyung pergi ke pasar, dan melihat seorang pengemis tua berdiri di pinggir jalan, tetapi tak seorangpun menghiraukannya. Pengemis tua itu terus meminta dan meminta, tetapi tak satupun orang yang memberi sedekah, kalengnya masih kosong, sementara suaranya terdengar sangat memilukan.

Buyung;
Eyang... lihat kakek itu, kasian sekali...

Eyang;
Orang kaya di puncak gunung tidak pernah kehabisan tamu, tetapi fakir miskin di tengah pasar, tak seorangpun peduli... Dahulu, sekarang, dan selamanya, kondisinya selalu sama...

Buyung;
Tapi Eyang...., mengapa Tuhan diam saja? Mengapa tidak ada pertolongan dari Tuhan? Bukankah Tuhan itu maha pengasih dan penyayang?

Eyang;
Oalah cucuku..... Tuhan sudah bekerja dari tadi semenjak kita pertama kali melihat kakek itu.. hanya kamu saja yang cuek dan menghambat kerjaan Tuhan!

Buyung;
Lho?? Kok bisa??? Kenapa aku???

Eyang;
Kamu cuma berpangku tangan, meributkan soal pertolongan yang jatoh kateplok dari langit, dan menggerutu, mempertanyakan kerja Tuhan...
Apa kamu ndak bisa sekarang ini rogoh kocek, ambil uang, beli nasi bungkus, dan kasih sedekah kepada kakek pengemis itu???

Tidak ada komentar: