Senin, 18 Februari 2008

Kapan Memberi?

Tole;
Kong.. minta angpaw donk!
Imlek nih...!

Engkong (Sohibnya Eyang);
Haiyaaa...
Lu olang lebalan kemalen kan udah mintak,
owe malah udah kasi wanyak-wanyak...
(Terjemahan: lebaran kemarin kan kamu sudah minta, \
malah saya kasih banyak)

Tole;
Ini kan taon baru lagi...

Engkong;
muming jimiao...haa!
taon walu cina mintak
taon walu lebalan mintak
taon lalu sunatan juga mintak...
lu olang tanya mintak muluw,
kapan lu olang pikil wuat kasi olang laen haa???
(Terjemahan: Imlek minta uang, lebaran minta uang,
sunatan juga minta uang, kamu tahunya minta-minta terus,
kapan kamu ada inistiatif memberi orang lain?)

Senin, 04 Februari 2008

Bibir Manyun

Buyung pulang sekolah cemberut dan duduk termenung sepanjang siang. Tampaknya seseorang telah menyakiti hatinya hari ini.

Eyang;
Ono opo le???

Buyung;
Tadi Upik ngatain aku pengecut, Eyang.. Gara-gara aku ndak berani manjat pagar sekolah buat ngambil bola yang nyasar ke jalanan.

Eyang;
Buyung cucuku, tahukah kamu, bahwa dibutuhkan keberanian luar biasa bagi seorang pria untuk mengakui bahwa dirinya pengecut? Lebih pengecut mana, pria yang mau mengakui kelemahannya dibanding mereka yang bersembunyi di balik topeng kepalsuan padahal sama-sama takut?

Buyung;
Iya, Eyang, aku engga apa-apa kok... sumpe.. aku ndak apa-apa...

Eyang;
Lha kalo memang ndak apa apa, kenapa bibirmu masih manyun gitu???